Seminar Nasional Pendidikan Tinggi Pondok Pesantren; Bentuk Kesyukuran Izin Operasional Sekolah Tinggi

Kegiatan Seminar Nasional Pendidikan Tinggi Pondok Pesantren di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Diprakarsai oleh Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Ar-Raudlatul Hasanah

Usai mengantongi izin Kementerian Agama terhadap pelaksanaan perkuliahan, Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Ar-Raudlatul Hasanah semakin gencar memperkenalkan arah dan rencana pendidikannya, yakni dengan menggelar seminar nasional, Ahad (16/4/2017).

Hadir guna memberi masukan dan pengalaman dalam seminar tersebut Prof Suparman Syukur, MA (Wakil Rektor III UIN Walisongo Semarang), Prof Imam Suprayogo, MA (Guru Besar UIN Maliki Malang), Prof Haidar Putra Daulay, MA, (Guru Besar UIN Sumatera Utara) Dr Abdul Hafizh Zaid (Dosen Universitas Darussalam Ponorogo) dan Dr Agus Sholih, MA (Kasubdit Dikti Direktorat Pendis Kemenag Jakarta).

“Kita mau memperkenalkan STIT dengan arah dan rencana pendidikannya sebagai opsi lain dari banyaknya opsi melanjutkan pendidikan. Karena itu, kita mengundang guru-guru besar yang telah berpengalaman banyak tentang pengelolaan pendidikan tinggi, dalam seminar ini,” ujar Ketua Panitia, H Mukhlis Mubarrok Dalimunthe.

Apalagi, bulan April hingga Agustus biasanya lulusan pesantren atau madrasah dianggap sedang kebingungan dalam memilih pendidikan lanjutan.

Secara umum, ada dua program studi Pendidikan yang akan dibuka yaitu Pendidikan Bahasa Arab (PBA) dan Manajemen Pendidikan Islam (MPI). Dari dua program studi tersebut, akan ditindaklanjuti dalam lembaga kajian berbentuk Pusat Studi Pondok Pesantren, yang berfokus pada pengumpulan model dan tipologi pengelolaan pondok pesantren dan Lembaga Kajian Kitab Kuning Klasik Nusantara.

“Kita mencanangkan para mahasiswa yang bergabung di STIT Ar-Raudlatul Hasanah dapat menghafal minimal delapan juz dalam empat tahun perkuliahan mereka. Paling tidak, satu juz dalam satu semester. Tidak berat, insya Allah,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *