Kunjungi Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Prof. Wan Mohd Nor Wan Daud Singgung Keberadaan STIT Sebagai Langkah Baik

Jum’at, 22 September 2017, Prof. Wan Mohd Nor Wan Daud dari┬áScience and Civilisation (CASIS), Universiti Teknologi Malaysia mengunjungi Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Medan. Di sela-sela jabarannya mengenai dunia pendidikan Islam, guru besar yang memerhatikan Pendidikan Islam secara menyeluruh di seluruh dunia itu mengatakan bahwa Pesantren ini telah baik dengan melaksanakan pendidikan menengahnya -tingkat pesantren. Namun, akan lebih baik jika menyelenggarakan pendidikan tinggi semisal tingkat sarjana, magister dan doktoral.

Keberadaan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Ar-Raudlatul Hasanah yang menyelenggarakan perkuliahan tingkat sarjana, menurut beliau, adalah penting dikarenakan -selama ini-, yang terjadi adalah ummat Islam bersusah payah mencetak bibit-bibit unggul di pondok-pondok pesantren, tetapi bibit-bibit itu kemudian disemai dan diwarnai oleh kegiatan kampus sehingga corak yang dibawa mereka bukanlah corak pesantren-pesantren yang membibit mereka sedari kecil, melainkan corak kampus yang mewarnai mereka dengan gagasan dan pemikiran-pemikiran besar.

Oleh karena itu, Prof. Wan Mohd Nor Wan Daud mengatakan bahwa ia sangat senang bila Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah serius untuk menyelenggarakan pendidikan sarjana di Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Ar-Raudlatul Hasanah. Ustadz H. Solihin Adin S.Ag., M.M., selaku direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, ketika menanggapi hal tersebut mengatakan, bahwa rasa senang yang diungkapkan Prof. Wan Mohd Nor Wan Daud menandakan bahwa beliau siap sedia untuk bekerjasama dengan STIT Ar-Raudlatul Hasanah, Medan.

Acara pertemuan Prof. Wan Mohd Nor Wan Daud tersebut diselenggarakan di gedung pertemuan guru Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Gedung Al Azhar. Di akhir pertemuan, Prof. Wan Mohd Nor Wan Daud berfoto bersama seluruh mahasantri-mahasantriwati STIT Ar-Raudlatul Hasanah.

Prof. Wan Mohd Nor Wan Daud bersama Mahasantri Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Ar-Raudlatul Hasanah, Medan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *